Sabtu, 22 Oktober 2011

salahkah ?

tetes embun membasahi pipiku dikala pagi itu
ku pejamkan mata sambil berimajinasi 
imajinasi yang hanya dimiliki oleh si itik buruk rupa
berbagai rasa bergejolak didalam hati ini

terulang kembali kisah di siang itu
kau sentuh kedua pipi ini sembari tersenyum manja
hanya sebuah sentuhan tapi entah mengapa cukup membuatku bahagia
membuatku senang dan membuatku merasa menjadi seorang putri didalam hatimu

memori indah itu memang sulit untuk kulupakan 
hingga pada hatiku sendiri aku pun bertanya :
"apakah aku salah berharap menjadi seorang putri yang dapat memenangkan hatimu?"
"apakah aku salah berharap ini bukan hanya mimpi si itik buruk rupa?"
"salahkah aku jika aku ingin memilikimu , bukan hanya bisa menyentuhmu tapi juga aku bisa memiliki hatimu seutuhnya?"

sunyi , tak ada satupun jawaban yang terucap
hingga aku berpikir jika memang semua itu adalah kebodohan dan kesalahan maka,
ijinkanlah aku berkata "inilah aku si itik buruk rupa yang akan selalu mencintaimu dan akulah matahari yang akan selalu menyinari hari-harimu menghiasi hari-harimu walaupun aku tak bisa menyinari dan menghiasi hatimu"


Senin, 10 Oktober 2011

siksaan cinta

kala senja menyinari sudut ruang ini
bersama tetesan - tetesan air yang jatuh bersamaan 
disitulah sebuah luka sedang berkembang dengan ganasnya
sebuah luka yang mungkin akan terus ku kenang

sebuah tatapan yang sudah lama tak kulihat
dimana otakku mengenang kembali kisah lalu itu
kisah lalu sebuah romantisme cinta yang begitu indah namun begitu menyayat hati 

aku benci saat-saat ini
ketika hatiku mulai memanggil namanya , 
mataku terus mentapanya dan seolah berharap ia kembali hadir disisiku 

taukah kau selama ini aku berusaha menikmati siksaan cinta yg ada dalam diriku
taukah kau aku bersandiwara selama ini untuk dapat tersenyum dan berharap semua berakhir bahagia 
berharap aku jadi seorang putri yang memenangkan hatimu 
namun sekarang siksaan itu kian bertambah ..
ketika ku lihat sebuah cincin telah melekat di jari manismu .